TUJUH BELAS - PERSIAPAN LATIHAN TERBUKA

984 Kata
Latihan terbuka merupakan kegiatan tambahan yang selalu dilakukan Green Academy untuk menunjukkan kekuatan mereka. Latihan ini akan diselenggarakan dan dibuka bersamaan dengan berlangsungnya turnamen. Yang memegang kendali penuh terhadap latihan terbuka ini adalah para murid berprestasi. Bentuk latihannya dibebaskan, tidak ada larangan khusus maupun aturan khusus yang perlu diikuti. Semuanya akan ditetapkan oleh para murid berprestasi, dan sekarang yang memiliki kendalinya adalah D'VABER dengan kekuatan utama yang berada di Dean sebagai pemimpin mereka. Di beberapa turnamen terakhir, latihan terbuka hanya dilakukan dengan menunjukkan beberapa sihir yang sulit untuk dilakukan lalu akan ditutup dengan cepat. Tapi untuk tahun ini, Dean berniat membuat sparing antar beberapa siswa. Pesertanya bisa antar anak Green Academy atau anak Green Academy dengan akademi luar. Tentu saja hal ini sudah diketahui oleh semua murid akademi yang bergabung di turnamen, sehingga mereka sudah menyiapkan anak jika dibutuhkan untuk melakukan latihan terbuka. Tokoh utama dari latihan terbuka ini adalah penyelenggaranya yaitu D'VABER, itulah kenapa Dean menyebutkan ke Selxi sebagai latihan terbuka D'VABER. Pada latihan terbuka ini, pesertanya tidak dipilih secara acak, melainkan sudah dilakukan peninjauan mendetail oleh anak-anak D'VABER dengan menggunakan beberapa opsi. Rencananya latihan terbuka akan dilaksanakan pada malam terakhir babak penyisihan kedua. Setelah berpisah dengan Dean dan anak-anak D'VABER lainnya, Selxi melanjutkan kegiatannya yaitu berjalan-jalan mengitari Green Academy. Bedanya kali ini ia memiliki tujuan, yaitu mencari anak-anak lainnya yang sedang latihan. Walaupun sudah mendapat banyak pelatihan di kerajaan asalnya, Selxi merasa bahwa ada banyak jenis sihir baru dengan cara penggunaan yang unik di tiap dimensi. Ada banyak sihir dasar yang baru dilihat langsung oleh Selxi. Ia pernah membacanya di buku, tapi belum pernah menggunakannya secara langsung karena ada beberapa jenis sihir yang tidak cocok dengan kondisi dimensinya. Setelah berpikir cukup lama, Selxi merasa bahwa tidak ada salahnya untuk ikut mempelajari sihir-sihir seperti itu, sekalian mengantisipasi jika ia tiba-tiba membutuhkannya atau ada lawan yang menggunakan sihir serupa. Dengan memahami sihir yang digunakan lawan, Selxi pasti akan lebih mudah untuk mencari cara dalam mengalahkannya. Keputusan Selxi untuk berjalan-jalan sangat tepat, karena di area taman lainnya dan beberapa pojok hutan terdapat anak-anak yang sedang berlatih dan anak-anak itu berasal dari akademi yang berbeda-beda. Selxi memantau setiap latihan selama kurang lebih sepuluh menit sebelum melanjutkan perjalanannya. Kali ini ia berusaha menahan mulutnya untuk tidak mengucapkan kata menarik, entah kenapa kata itu menjadi sebuah mantra ajaib yang tiba-tiba memunculkan Dean. Hari mulai gelap, Selxi memutuskan untuk pergi ke ruang makan sebelum mulai berjalan-jalan kembali. Di perjalanan menuju ruang makan, ia bisa melihat D'VABER dari kejauhan. Sepertinya mereka sedang melakukan diskusi penting, terlihat ekspresi wajah mereka sangat serius. "Apa ya yang lagi mereka bicarakan?" gumam Selxi sambil terus berjalan. *** Anna, Aida, Naomi, dan Selxi sudah berada di tempat latihan terbuka. Mereka sudah berusaha datang lebih awal, tapi keadaan sudah sangat ramai. Untungnya mereka masih bisa melewati celah-celah manusia untuk maju ke bagian depan. Ketika Dean melihat Selxi, ia langsung menariknya dari kerumunan dan membawanya ke dekat anggota D'VABER lainnya. Karena sudah menerima permintaan Dean sebelumnya, Selxi tidak menolak sama sekali dan langsung mengikuti Dean. Anna, Aida, dan Naomi juga sudah diberitahu sekilas oleh Selxi sehingga mereka tidak terlalu kaget, walaupun dari awal sudah bertanya-tanya. Selxi berdiri sambil memperhatikan Aeryn dan Brenda yang berada tepat di sebelahnya. Ia bisa melihat layar yang sedang mereka utak-atik yang berisi informasi singkat mengenai rencana latihan terbuka yang akan dilakukan. Setelah puas memantau Aeryn dan Brenda, Selxi melihat ke sekeliling. Area yang digunakan untuk latihan terbuka adalah lapangan, tapi ada beberapa tribun tambahan yang dipasang sementara. Selain itu, lapangan yang digunakan merupakan lapangan yang dikitari beberapa gedung akademi. Sehingga murid-murid lain yang tidak mendapat tempat untuk menonton, bisa menonton dari balkon gedung-gedung di sekitarnya. Dalam perkiraan D'VABER, seharusnya penonton yang ada di gedung tidak akan terkena serangan karena pertandingan yang dilakukan merupakan latihan, tapi untuk mengantisipasi, mereka sudah memasang sihir pelindung tambahan di tiap gedung yang ada di sekitar lapangan. Selxi memandang sekitar, dari ujung ke ujung. Ada beberapa hal yang disadari Selxi, tempat atau posisi dimana D'VABER berada selalu menjadi tempat dengan jangkauan pandang terbaik. Saat di Aula Utama maupun saat latihan terbuka ini. Posisi mereka hampir tidak tertutup hal-hal yang tidak berguna. "Sangat strategis," gumam Selxi dengan suara kecil. "Tentu saja." Dean sudah berdiri di sebelah Selxi sambil mengacungkan jempolnya. Selxi agak kaget karena setelah menarik dirinya tadi, Dean langsung sibuk dengan tugasnya dan berlari ke sisi lapangan yang lain. Selxi bahkan tidak menyadari Dean sudah berjalan kembali ke dekatnya, bahkan ia bisa mendengar gumaman Selxi yang dilakukannya dengan suara kecil di tengah keramaian lapangan. Tebakan Selxi, Dean memiliki indra pendengaran yang sangat tajam. Karena sejauh ini, ia selalu bisa mendengar hal-hal yang seharusnya tidak bisa didengar manusia biasa. Karena rasanya tidak mungkin Selxi selengah itu. Saat Selxi mengedipkan matanya, Dean sudah sibuk dengan Aeryn, tapi beberapa detik kemudian, Dean kembali lagi ke Selxi. "Sudah siap?" tanya Dean dengan santai. Di penglihatan Selxi, seharusnya Dean tidak sesantai itu untuk mengajaknya berbicara bahkan mengobrol. Selxi hanya mengangguk pelan untuk memberikan jawaban ke Dean, "Oke," balas Dean. Sedetik kemudian, Dean sudah berlari ke sisi lapangan lainnya. Selxi semakin bingung dengan tingkah laku Dean yang sangat tidak biasa. Semuanya terasa aneh dan tidak biasa. Bahkan melihat raut wajah anak-anak D'VABER lainnya, tingkah laku Dean ke Selxi bukanlah hal yang biasa dilakukan Dean. Selxi bisa langsung membedakan tingkah laku aneh mana yang Dean lakukan, hanya dengan melihat raut wajah teman-temannya, semua tergambar dengan jelas. Walaupun berusaha memikirkannya berulang kali dan berusaha mencari informasi dari sekitar, tidak ada yang didapatkan Selxi. "Latihan terbuka akan dimulai dalam lima menit, silahkan persiapkan diri kalian dan langsung menuju tengah lapangan apabila dipanggil. Untuk yang lainnya, mohon kondusif dan berikan jalan untuk anak yang dipanggil ke depan." Dean melakukan pengumuman di tengah keramaian lapangan. Keadaan mendadak hening saat Dean mulai melakukan pengumuman dan atmosfernya langsung berubah. Selxi sempat merinding saat merasakan atmosfer yang berbeda sejak Dean melakukan pengumuman. Sepertinya, latihan terbuka ini tidak akan semudah yang dibayangkan Selxi.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN