Bab 27

1287 Kata

Naya melangkah menyusuri koridor rumah sakit dengan wajah sendu. Tatapan mata gadis itu terlihat kosong dengan pikiran yang kini berkelana, memikirkan kenapa mamanya bisa kecelakaan. Abangnya bilang rem mobil yang dikendarai mamanya blong, padahal mobil tersebut baru seminggu yang lalu di service. "Naya!" Mendengar namanya dipanggil gadis tersebut menoleh. "Kak Adit." Naya berpapasan dengan kekasih dari kembarannya itu. "Gue ke sini mau jenguk nyokap lo. Nara bilang mama lo kecelakaan," tutur Kak Adit yang juga ikut khawatir. Naya hanya meangguk-angguk pelan. Gadis itu hendak melanjutkan langkahnya pergi. "Tunggu, Nay." Adit mencegah Naya yang membuat gadis itu berhenti dan kembali menatapnya. "Emm, sebenarnya gue masih penasaran. Lo ingat tanggal 12 September ketika hari ulang tah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN