Alarm pagi membangunkan ku yang sedang asik dalam dunia mimpi, dan aku terbangun sedikit kesiangan karena begitu lelah, kulihat jam di HP ternyata dah siang
"waduhhh" ucapku lalu bangun dan bergegas kekamar mandi untuk wudhu dan Shalat Subuh
setelah Shalat aku langsung buat kopi agar mataku bisa terbuka lebar
"bos masak ya, lelah masih ngantuk" (fariel) ucapku pada pak idin
"beres, bobo lagi aja kalau gak" (idin)
"dia itu mau sarapan pagi dengan bucin" (roy)
"hahahaha" (idin)
"oh ya semalam kan kayaknya habis di cuekin"
"nah tu tau, makanya bangunnya kurang semangat, karena yang bangunin gak ada" (roy)
"terserah, aku mau ngopi sambil bucin juga urusan ku, bodo amat" (fariel)
langsung ku bawa cangkir kopi kedepan rumah meninggalkan mereka yang suka usil padaku
sambil menikmati kopi pagi kutelpon bidadari ku untuk menyapa pagi, masih ngambek kah padaku atau sudah reda dan mau memaafkan ku
"Hallo Assalamu'alaikum" (fariel)
"Waalaikumsalam, camiku" (Tia)
"lagi ngapain nih" (fariel)
"baru bangun hehehe" (Tia)
"loh kok baru bangun, emang gak masuk kuliah hari ini" (fariel)
"masuk rada siang kok" (Tia)
"ya dah bangun terus mandi, dan masak juga" (fariel)
"iya camiku sayang, udah ada yang masak tuh mereka berdua, bidadari mau mandi dulu ya, jangan ngintip lho ya pangeran ku" (Tia)
"harus lah kuintip, tapi tenang paling ngintip cuman untuk kuambil slendangnya aja" (fariel)
"iiih, aku gak pake slendang" (Tia)
"hehehe, duh kok bidadari gak pake slendang sih, pakenya apaan tuh" (fariel)
"apa aja" (Tia)
"berarti pakai daun pisang juga dong" (fariel)
"emang aku lemper apa, udah bidadari mau mandi dulu" (Tia)
"ok bidadariku, awas kalau ada lobang ditutup, siapa tau aku lagi ngintip disitu" (fariel)
"iya, nanti kalau ketahuan ngintipin aku, kutarik biar kumadikan juga disini" (Tia)
"mau dong dimandiinnya" (fariel)
"gak boleh belum muhrim, bay cami, Assalamu'alaikum" (Tia) langsung dimatikan
"Waalaikumsalam" jawabku sambil meletakkan HP dan kuputer musik reggae kopi hitam sambil menikmati kopi pagi sambil bernyanyi sedikit
Pagi ini terasa ku nikmati
Ku sambut pagi dengan segelas kopi
Beraroma kan kupu-kupu ee
Lunturkan rasa kaku bercampur pilu
Senyuman pun bertebaran di mana mana
Itu bertanda begitu ramahnya dukungan di sekitarku
Sambil berharap hari ini
Cahayakan akan menghampiri ku
Kopi hitam ku kupu-kupu
Kopi hitam ku semangat ku
Kopi hitam ku itu selalu
Kopi hitam ku kupu-kupu
Kopi hitam ku semangat ku
Kopi hitam ku itu selalu