BAB 18

1042 Kata

Relisha dan Daniel saling bersitatap beberapa saat setelah mereka bertemu di depan kampus. Daniel tidak tahu siapa pria yang dibawa Relisha. Tapi, dari ekspresi wajah Relisha, Daniel tahu ada sesuatu yang mungkin akan membuatnya kecewa.             “Halo, saya suami Relisha.” Kata Ken sambil melepas kacamatanya.             Daniel menatap Ken. Ekspresinya datar. Tidak terkejut, marah ataupun menampilkan kekesalannya pada Relisha yang seakan membohonginya karena tidak pernah bilang kalau dia sudah berkeluarga.             “Saya meminta kepada kamu, anak kecil, jangan ganggu istri saya lagi. Mengerti?”             Daniel tidak berkata apa-apa selain menatap Ken. Lalu tatapannya beralih ke Relisha. Relisha dapat melihat sorot kekecewaan dari mata Daniel. Itu membuat Relisha menyalahkan di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN