PoV author's "Hay pijitin gue," salah seorang berkepala plontos menjorokkan tubuh Reyhan sampai terjengkang ke belakang. "Masih kecil sok-sokan jadi penjahat," sahut pria berambut panjang di sebelahnya. Reyhan yang masih tergeletak di lantai menatap kedua orang itu dengan tatapan tajam. Sampai pada akhirnya pria berkepala plontos tadi menarik baju Reyhan hingga berdiri kembali. "Prestasi apa yang udah buat lo masuk penjara?" tanya pria berkepala plontos itu. "Lo lihat, dia." Si kepala plontos menunjuk temannya yang berambut gondrong. "Dia udah bunuh empat orang." Reyhan masih terdiam dengan tatapan datar saat kerah bajunya dicengkram oleh si kepala plontos. "Dan, dia. Dia sudah merampok uang di beberapa bank beberapa kali." Kini, giliran pria muda yang sedang menunduk yang ia tunjuk.

