Day 1 Road To Singapura

1161 Kata

Lupakan sejenak tentang Reyhan, aku juga butuh waktu menghibur diri. Aku diantar oleh Abi dan Umi ke bandara Soekarno-Hatta. Di sana sudah ada Azka, Sifa, Ibunya Sifa, Bu Diva, dan kedua anak Bu Diva. "Jaga pandanganmu dari Azka. Meskipun Azka adalah orang yang kamu cintai. Tunjukkan kesetiaanmu kepada Reyhan, bukan karena Reyhan suamimu, tapi karena Allah." Pesan Abi saat mengantarku ke bandara. "Baik, Abi." Aku mengangguk, kemudian mencium tangan Abi dan juga Umi lalu bergabung dengan Sifa dan keluarganya. "Umi dan Abimu nggak diajak sekalian, Sal?" tanya Bu Diva sambil menahan tawa. "Mereka nggak suka liburan, katanya kegiatan seperti itu lebih banyak mudharatnya daripada manfaatnya," jawabku sambil tersenyum. "Bapaknya Tegar dan Azki nggak diajak, Bu?" tanyaku. Bu Diva menggeleng.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN