Ketika melihat Salsa sedang sangat kesal, Mama mencoba menasehati Salsa agar tidak marah kembali.
"Salsa, Mama sangat berharap jika kamu tidak marah, Mama yakin kamu pasti sangat kesal," ucap Mama saat menatap Salsa sedang menangis.
"Mama tidak mengetahui perasaan Salsa, mama hanya ingin melihat Salsa menikah dengan laki-laki yang sama sekali tidak Salsa cintai," ucap Salsa.
"Jika kamu tidak mencintai Andika, Mama tidak akan memaksakan pernikahan itu terjadi," jelas Mama. Salsa semakin bingung dengan perasaan yang dimiliki, selama ini Salsa Mencoba untuk melupakan Andika, Namun sepertinya Hati Salsa tidak terima jika harus meninggalkan Andika.
"Kenapa kamu tidak mau menjawab ucapan mama, Mama tidak ingin jika kamu merasa terpaksa menjalani hubungan tersebut, hubungan harus dijalani berdasarkan Dengan Cinta, Jika kamu tidak mencintai Andika, Mama tidak akan pernah memaksakan hal itu terjadi."
Mama tidak ingin jika Salsa terus marah ketika harus menjadi kekasih Andika, meskipun Andika adalah pria yang sangat baik, Namun sepertinya Salsa sama sekali tidak mencintai Andika.
"Maafkan Salsa Ma, Salsa hanya ingin menikmati masa muda Salsa, jika aku menikah, tentu saja aku akan sibuk mengurus kehidupanku, Aku ingin hidup bebas dan bahagia." Salsa terlihat sangat belum siap untuk menjalani pernikahan.
"Mama tahu keputusan yang kamu harapkan, Mama tidak bisa membuatmu merasa tertekan dengan keinginan mama, semua yang membuatmu bahagia belum tentu menjadi kebahagiaan untuk Mama."
Sebenarnya Mama sangat kecewa dengan sikap Salsa, Namun karena tidak ingin membuat Salsa semakin sedih, Mama mencoba untuk menasehati Salsa dengan nasehat yang terbaik.
"Aku hanya merasa kesal dengan Andika, Aku tidak ingin jika dirinya terus menggodaku," ucap Salsha.
"Apa yang dilakukan Andika sampai membuatmu merasa kesal, Mama ingin mengetahui sifat asli Andika."
Mama bertanya kepada Salsa untuk memastikan sesuatu yang Mama tidak ketahui.
"Andika sering mengatakan kata-kata manis nya, namun aku sama sekali tidak suka saat mendengar kata-kata tersebut, Aku hanya ingin jika Andika bisa memahami perasaanku, Namun sepertinya hal itu sangat sulit."
Salsa sebenarnya memiliki rasa yang sama dengan Andika, Namun karena egois Salsa tidak mau mengakui hal itu.
"Mama berharap jika kamu bisa bersikap dewasa, karena hanya hal itu yang bisa membuatmu merasa tenang, Jika kamu terus berpikir seperti anak kecil, kamu akan sulit menghadapi kehidupan ini."
"Aku adalah seorang dokter ma, jadi sudah pasti aku akan bersikap dewasa," ucap Salsa.
"Belum tentu jika kamu bisa bersikap dewasa, Mama sangat memahami sifat aslimu."
"Saat ini aku sudah lebih dewasa, aku sudah bisa menangani beberapa pasien kritis, bahkan aku sudah sangat pandai."
Salsa tidak ingin jika mama menyebutkan kekurangannya, Salsa ingin mama bisa bangga memiliki anak seperti dirinya.
"Mama tau Kamu adalah seorang dokter yang pandai, tapi belum tentu kamu bisa bersikap dewasa."
"Kenapa Mama lebih menyukai Andika, padahal ada banyak laki-laki yang mencintai Salsa," ucap Salsha.
"Andika sangat baik, Mama sudah mengenal Andika sejak lama, Mama sudah tidak ragu Jika dia menjadi suamimu."
Mama sangat yakin jika Andika adalah seorang yang sangat baik, padahal mama belum mengetahui Andika secara langsung, selama ini Andika memang bersikap baik, tapi Salsa tidak bisa tertarik dengan Andika.
"Mama aku ingin tidur, Aku sangat lelah sekali," ucap Salsha.
Salsa ingin menghindari perdebatan yang terjadi, Salsa tidak ingin jika mama terus memikirkan Andika, sedangkan Salsa tidak mencintai laki-laki seperti Andika.
"Aku tidak tahu, sesuatu yang bisa membuatku merasa bahagia, Aku hanya takut jika hubunganku dengan Andika bisa membuatku merasa tertekan," gumam Salsa dalam hati.
"Apakah mama membuatmu merasa terganggu, padahal mama sangat ingin mendengar ucapan dari anak kesayangan mama."
Mama masih ingin menemani Salsa untuk beristirahat, meskipun Salsa menolak untuk bersama mama.
"Salsa sudah besar, Salsa ingin mama kembali ke kamar mama," jelas Salsa.
"Mama sangat heran ketika mendengar ucapanmu, seharusnya kamu senang ketika mama bisa ada di sampingmu, kamu belum tentu bisa bersama Mama selamanya.''
Mama merasa sangat kecewa dengan ucapan Salsa, meskipun Salsa tidak berniat untuk membuat hati Mama merasa sakit.
"Salsa tidak ingin membuat mama merasa kecewa, kenapa Mama meneteskan air mata," ucap Salsha dengan rasa penuh bersalah.
"Kamu tidak menyadari ucapanmu membuat Mama sakit hati, mama hanya ingin melihat kamu bisa hidup bahagia, tapi kamu justru membuat mama merasa kecewa."
Mama meneteskan air matanya, Salsa mulai merasa bersalah ketika melihat Mama sedang menangis.
"Maafkan Salsa, Salsa tidak bermaksud membuat mama merasa sakit hati, Salsa hanya ingin Mama mengetahui perasaan yang Salsa rasakan.'' Salsa apa coba menjelaskan kepada Mama agar tidak terjadi salah paham.
"Percuma saja kamu menjadi seorang dokter, ternyata kamu tidak bisa menghargai mama." Mama merasa jika Salsa tidak bisa membuat Mama bahagia.
"Salsa sungguh menyesal, Salsa berjanji tidak akan mengulangi itu kembali."
"Percuma saja jika kamu tidak bisa membuat mama merasa nyaman, kamu tahu Mama sangat menginginkan seorang cucu, Namun sepertinya kamu tidak bisa memberikan cucu untuk mama." Mama merasa sangat kesepian saat Salsa kembali ke Jakarta, namun Mama tidak ingin jika terus merasa kesepian, Mama sangat berharap jika Salsa mau mengikuti saran mama.
"Aku tidak bisa memiliki anak sebelum aku menikah, tentu aku akan menikah, tapi bukan berarti harus dengan Andika." Salsa menolak jika harus menjadi istri Andika, padahal Andika adalah laki-laki yang sangat baik, namun kebaikan Andika tidak mampu membuat Salsa jatuh cinta dengannya.
"Mama tidak ingin jika kamu menikah dengan laki-laki lain, Mama sangat ingin melihatmu bisa bersanding dengan Andika."
Mama sangat berharap jika bisa memiliki menantu seperti Andika, padahal Salsa tidak Mencintainya.
"Mama cinta harus dijalankan berdasarkan dengan rasa saling mencintai, jika Salsa tidak mencintai Andika, tentu saja hubungan pernikahan kami tidak akan berjalan dengan lancar."
"Saat ini mungkin kamu berpikir mengenai cinta, tapi cinta itu tidak bisa sepenuhnya membuatmu merasa bahagia, saat pernikahan sudah terjadi, kita akan mengetahui sifat aslinya."
Mama ingin mendengar ucapan dari Salsa, mama hanya berharap jika Salsa mau mengikuti saran mama, meskipun menurut Salsa saat ini adalah keputusan yang sangat berat, tapi mama yakin suatu saat Salsa akan sangat mencintai Andika.
"Percuma saja Salsa menjelaskan, Mama tidak akan pernah mau mendengar ucapan Salsa, Salsa sangat kecewa ketika harus menjadi seorang yang bertanggung jawab."
Salsa merasa jika penjelasannya akan membuatnya merasa kecewa, apalagi jika mama tidak mau mendengarkan keputusan yang Salsa berikan.
Meskipun Salsa menjelaskan, Mama akan tetap memilih Andika sebagai pasangan hidup Salsa.