Bab 33

1606 Kata

Jalanan menuju kawasan kediaman Greyson sepi sore itu — langit kelabu masih meneteskan sisa hujan tipis, dan genangan air di sepanjang jalan memantulkan lampu kota yang baru mulai menyala. Suara ban mobil hitam itu terdengar lembut di atas aspal basah, nyaris menenangkan. Tapi tidak bagi Greyson. Ia duduk di kursi belakang, bersandar, menatap kosong ke arah jendela. Pikirannya sibuk menimbang terlalu banyak hal — tentang Ruby, tentang Evan, tentang pesan yang belum sempat terkirim. Semua terasa seperti potongan teka-teki yang belum tersusun. “Luwis,” ucapnya tanpa menatap. “Ya, Tuan?” “Pastikan Helen tidak memberi laporan lewat saluran biasa mulai malam ini. Ganti jalur aman. Aku ingin tahu siapa yang berani memantau kita dari luar.” “Baik, Tuan.” Mobil melaju menembus jalanan yang s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN