Bab 38

1477 Kata

Pagi itu turun dengan keheningan aneh—hening yang tidak pernah ada di Capra Estate kecuali di hari-hari saat sesuatu buruk terjadi. Alessio Ferrano berdiri di balkon lantai dua rumah besarnya, memandang jauh ke arah kota yang tertutup kabut tipis. Kopi di tangannya sudah dingin. Ia tidak meminumnya. Tidak ada energi untuk itu. Pikirannya masih tertinggal di malam yang kacau: tiga orangnya menghilang. Pintu kaca digeser dari belakang. “Signore,” suara Matteo terdengar pelan namun tegang, “kami sudah memeriksa ulang semua jalur pelarian. Tidak ada tanda-tanda mereka keluar dari properti Greyson.” Alessio menutup mata sejenak—napas panjang keluar dari hidungnya. “Jadi benar,” gumamnya. “Greyson menangkap mereka.” Matteo menunduk. “Kami masih belum tahu kondisi mereka. Semua data berhen

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN