"Alam terpuaskan dengan kesederhanaan. Dan alam bukanlah boneka." - Isaac Newton (Catatan Todd) Hari-hari berlalu tanpa aku boleh meninggalkan markas. Satu-satunya yang bisa kuandalkan untuk terus memantaunya hanya media layar. Aku begitu ingin bersamanya saat dia terbangun dan frustasi karena kondisi fisik yang melemah. Aku ingin berada disana saat dia menangis, setidaknya agar aku bisa segera meminta maaf telah membuatnya demikian. Tetapi, benarkah bersegera mengatakan semuanya dan meminta maaf adalah yang terbaik. Tidakkah itu akan semakin membingungkannya? Aku tidak tahu lagi. Kusandarkan punggung sambil menatap prototype senjata di atas mejaku. Senjata ini sudah siap diuji. Aku akan melakukannya besok. Ini sudah malam. Walau ruang latihan kami berperedam, aku pikir sebaiknya besok

