TUR (3)

1105 Kata

"Jangan lupa bahwa bumi senang merasakan kaki telanjangmu dan angin rindu bermain dengan rambutmu." - Khalil Gibran.     Masih seperti tur pada pabrik tablet, kami berada pada jalur khusus yang terpisah dengan ruang perawatan. Aku bisa melihat bayi-bayi mungil sesuai kategori usia di tempatkan pada ruang-ruang yang berbeda. “Sepertinya mereka tidak bisa melihat kita?” tanyaku. “Dinding ini transparan dari sisi kita, tetapi tertutup dari sisi mereka. Jadi kita tidak mengganggu segala hal yang dilakukan para petugasku yang penuh kasih sayang itu.” Mataku mengamati wanita-wanita yang sedang mengurus bayi terlihat lemah lembut dan penuh kasih. Aku mengenali salah satu dari mereka. Mary. Aku menyadari tatapan mereka kosong. Mereka seperti sudah diprogram, begitu ada bayi menangis, merek

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN