Bab 20| Kamu Milikku, Sekar ( 18+)

1124 Kata

Sudah tiga hari sejak mereka pindah ke kos-kosan itu. Siang hari berjalan lambat. Sekar menghabiskan waktunya dengan membereskan rumah kecil itu, mengurus Nara dan Naya, lalu duduk diam memandangi jendela ketika malam datang. Tak banyak yang bisa ia pikirkan selain bagaimana caranya bertahan hidup hari demi hari. Reza hanya mengirim pesan sesekali—menanyakan kebutuhan anak-anak, menanyakan kabar. Tapi tidak pernah datang. Sampai malam ini. Sekitar pukul delapan malam, suara ketukan pelan terdengar di pintu. Tok. Tok. Sekar terdiam. Tangannya masih basah oleh sisa cucian piring. Ia mengusap cepat ke celana tidur lusuh yang ia kenakan, lalu melangkah ke pintu dengan hati yang tak tenang. Dan saat dibuka, Reza berdiri di sana. Tanpa topi. Tanpa masker. Hanya wajah itu, yang membuat Se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN