Part 111 - Apakah Harus Cerita?

209 Kata

"Ini tempat apa, Bu? Beneran di sini aman?" "Iya, Nak. Ini pos ronda yang dibikin jadi perpustakaan umum. Nanti juga banyak orang kesini." "Di sini juga biasa orang-orang berlalu lalang. InsyaAllah aman. Nah, sekarang kamu cerita. Ada apa?" "Sebenernya ada apa kamu sampai ketakutan seperti tadi?" "Oh ya, ini Ibu bawa minuman herbal. Kamu minum dulu, gih. Ibu bikin sendiri." "Terima kasih, Bu." "Iya, tenangin diri kamu dulu. Kalau sudah tenang, baru cerita." Naya meminum perlahan. Ia mulai mengatur napasnya lebih tenang. "Sekali lagi terima kasih, Bu." "Sudah? Sudah mendingan?" Naya mengangguk. "Nah, sekarang kamu dari mana dan mau kemana tadi?" "Dari rumah, Bu. Mau nyari bahan makanan ke warung." "Lalu?" "Sulit dicritakan, Bu. Yang pasti, tadi saya bertemu orang yang membuat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN