Part 49 - Berlibur? (Revisi)

293 Kata
(POV Naya) *** "Udah siap, ya? Tapi hujan, Sayang. Kita tunggu dulu, ya?" ucap Nata menjedakan rencananya berlibur. Naya menganggukkan kepala. "Kamu mau di sini? Hati-hati basah." "Iya. Gak akan basah ko. Aman." Naya menjawab dengan cerianya. Agaknya, senyum sudah begitu tulus terkembang dari wajahnya. Perlahan tapi pasti, aroma kekecewaan dan ingatan Ibunya, mulai tak terlihat lagi. Meskipun, apa yang tak terlihat, bukan sepenuhnya tak ada bukan? Perempuan itu tak bisa tidak menengadahkan tangannya saat hujan. Tersenyum gembira sembari sesekali memejamkan mata. Barangkali karena dinginnya hujan, kilau bulir-bulirnya, ditambah angin yang menerpa, membuat mata siapa saja tak kuat kalau tak melihatnya. Di salah satu sisi tepian taman yang sedikit basah, dia berdiri mamanggul ransel merah muda. Dia si gadis gila buku yang tidak percaya pada keajaiban. Payung selalu dibawanya. Bukan berarti ia tak suka hujan. Justru kebalikannya. Ia kerap kali menantinya. Dialah Naya. Hujan seolah ingin memerangkap gadis itu di taman rumahnya. Di sisinya, berdampingan dengan pot bunga-bunga. Dia mengawasi langit kelabu sambil menggigiti bibir. Jari-jarinya mengetuk-ngetuk kaki. Di kedua pipinya, hujan meninggalkan jejak. Butir-butir kecil yang hampir tidak tampak. Tangan kanannya memegangi lengan kirinya yang ngilu—seakan tak menyatu. "Sayang... masih di situ?" tanya Nata lagi. "Iya, Mas. Gapapa kan?" "Suka liat hujan, ya?" "Huum. Adem." "Emang seger sih. Tapi hati-hati. Kamu udah siap gitu lo. Ntar basah repot ganti lagi." "Iya, Mas. Lagian, sebenarnya kita mau kemana sih?" "Ada deh." "Ih. Sejak kapan sok rahasia-rahasiaan?" "Haha... eh, ngapain bawa payung?" "Gapapa. Kan siap sedia. Siapa tahu ntar hujan." "Yaudah deh." "Kita naik apa, Mas?" Naya agaknya mencoba mengingat. Kalau naik mobil, bisa jadi tak mungkin. Karena tak perlu menunggu hujan reda. Ah, apakah Nata akan membawanya berlibur menggunakan kendaraan umum? Angkot? Bus? Seketika, kecamuk pikiran Nata berlompatan. "Naik apa hayo?"
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN