"Ah, saya gamau tau apa itu istilahnya. Yang penting, saya gamau rugi. Pokoknya kembalikan dua ratus ribu uang yang sudah saya kasih kemarin." "Dan bisa dilihat sendiri gimana padinya. Sangat tak menguntungkan saya ini. Bisa-bisa saya rugi!" Seorang tengkulak itu kembali dengan suara bernada tinggi. "Saya gamau, Pak! Ini dzolim!" Dari jarak beberapa meter, Nata melihatnya. Karena penasaran sebenernya apa yang terjadi, ia mendekati mereka. "Maaf, bapak-bapak ... sebenernya ini ada apa, ya? Saya lihat dari sana seperti ada yang diperbincangkan." "Ini nih, Pak. Masa uang yang sudah disepakati dari lahan ini nih, Pak. Dan pas dipanennya, merasa rugi, trus minta balikin uangnya? Kan sudah di luar kendali saya." "Benar begitu, Pak?" Nata bertanya ke tengkulak bertubuh gemuk itu. "Ya. Kar

