"Kenapa sayang? Ada apa?" Nata bertanya dengan cemas di wajahnya. "Aku takut, Mas. Aku takut." Naya mendekap suaminya dengan ketakutan. "Iya, kenapa? Ada apa?" Istrinya malah terisak. "Sssttt... iya, iya. Ayo masuk dulu. Sudah ada Mas di sini. Tenang, ya." Nata berusaha menenangkannya. Mereka pun masuk dan duduk di kursi tamu. "Ssstt... tenang. Ndakpapa, ceritanya nanti dulu. Yang penting tenang dulu, ya." Nata masih berusaha menenangkan istrinya yang masih mendekapnya. Beberapa saat kemudian, tangisan istrinya mereda. Naya pun mulai melepaskan dekapannya. "Udah tenang, Sayang?" Naya mengangguk "Sebentar... Mas buatin minum dulu, yah." Naya kembali mengangguk. Tak berapa lama kemudian, Nata kembali. Naya sudah terlihat lebih tenang. "Udah lebih tenang, Sayang?" tanya Nata.

