Max memeluk Viola, sambil terus melumat bibir kekasihnya. Viola yang merasa pengap akhirnya berguling ke samping kanan Max. Akhirnya keduanya miring berhadapan dan berpelukan erat memulai lagi menyatukan bibir mereka. Lebih dalam dan menuntut, Viola duduk di atas Max, tanpa melepaskan pagutannya. Melepas kancing celana jeans Max, membukanya perlahan, Viola melepaskan bibirnya dai Max. Matanya membulat kala melihat sesuatu yang menegang terasa sesak di dalam boxer kekasihnya. Max terlihat pasrah, menatap Viola yang siap berperang dengannya. Tiba-tiba ponselnya bergetar, Viola yang sudah panas harus turun dari kasur untuk mengambil ponselnya dan iapun duduk di tepi kasur itu. Ia melihat nama "Oscar" dilayar ponselnya, ia menolak panggilan yang tak penting itu. Lagipula sudah pukul sembilan

