Hari sudah sore saat aku kembali ke rumah bersama Rendi, dari kejauhan kulihat banyak orang berkumpul, pastinya ibu mengundang mereka untuk membantu menyiapkan segala keperluan besok. Mereka tetangga dekat rumah, tak kulihat ibu ada disekumpulan mereka yang sibuk melipat kardus, aku mengedarkan pandangan. Belum juga menyapa, mereka seketika menoleh saat melihatku datang bersama Rendi menenteng paperbag. "Wah, calon pengantinnya udah dateng Bu-Ibu ...." gelak tawa mereka terdengar nyaring. Aku tersipu malu, sedangkan Rendi terlihat biasa saja, tak ada grogi. "Assalamu'alaikum semuanya ... apa sudah lama? kalau tau ibu-ibu semua pada kumpul di sini, saya bawain makanan tadi, sayangnya saya nggak tahu, maaf ya ...." Rendi tersenyum kepada semua orang, menyalami mereka satu persatu sam

