Marah

1145 Kata

Rendi, dia memberi warna dihidupku, yang tadinya hitam karena aku ditinggal pergi suamiku menjadi cerah berwarna karena ia menunjukkan perhatiannya. Aku beruntung, selain bersikap sebagai lelaki dewasa, ia juga sosok kakak yang hebat. Ia yang selalu ada setiap saat, hanya dia yang menemaniku melewati hari-hari yang berat. Meski aku dekat dengannya bahkan sudah lamaran sekalipun, tapi aku belum pernah bertanya apa pekerjaannya. Aneh kan? Yang kutahu selepas sekolah SMK dia mendaftar kuliah, jurusannya pun aku tak tahu, sampai sekarang aku tak tahu ia menggeluti bidang apa, bukan tak mau tahu atau peduli aku hanya tak ingin mempermasalahkan masalah pekerjaan. Mau dia abdi negara, wiraswasta atau apapun itu selagi halal aku akan mendukungnya, bila nanti aku jadi istrinya aku akan teta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN