Info dari Rendi masalah rumah membuatku penasaran, segeraku balas pesannya. [Belum Ren, gimana?] [Besok kita ketemu ya, nggak enak kalo lewat chat/telpon] [Iya, agak pagi ya soalnya aku kerja shif siang] [Iya sayang] Lagi-lagi Rendi membuatku tersipu, dengan gombalannya yang membuatku senyum-senyum sendiri seperti orang tak waras. _______ [Ketemu jam berapa?] isi chatku pada Rendi. Aku sengaja menghubunginya pagi-pagi sekali karena siangnya aku kerja. Tapi dia belum membalas pesanku, bahkan belum dibaca. Aku sibuk menata barang-barang pindahan dari rumah kemarin, Ibu sibuk di dapur dan Bapak sibuk di kebun belakang rumah. Ting "Sekarang aku otw kerumahmu sama temanku." "Apa?! jangan!" aku refleks menggeleng-gelengkan kepala, disambut ibu yang heran melihatku geleng-gel

