Rumah

1033 Kata

Hari sudah siang saat aku dan Rendi tiba di Kantor Polisi, dari parkiran kulihat punggung seorang wanita dengan rambut hitam setengah putih. Ya, itu mantan ibu mertuaku menenangkan putrinya yang bertingkah gegabah. Akupun masuk ke ruang lobby disitu ada Rasti, Ibunya dan lelaki yang tadi. Wajah mereka gelisah, mantan Ibu mertuaku yang melihat kehadiranku langsung menghampiri, "Nak, tolong jangan penjarakan Rasti, Ibu mohon ya, Rasti ingin menikah dengan calonnya tapi belum ada uang makanya memaksa kamu untuk menyerahkan sertifikat rumah itu untuk digadaikan. Calon suaminya gak mau tinggal dengan Ibu dan Bapak, jadi Rasti ingin menempati rumah almarhum kakaknya" jelas Ibu lirih dengan tatapan sendu. "Iya Bu, saya usahakan," ucapku seraya berlalu masuk ke ruang interogasi karena sudah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN