Diam-diam Bucin

772 Kata

"Coba, Papa tanya. Gantengan mana Papa apa si Kevin yang di toko Kak Nesta itu?" Malam-malam, kalau tidak sibuk Viano biasa mengobrol dengan Raja. Mata bocah kecil tersebut, naik ke atas menatap langit-langit rumahnya sembari membayangkan bagaimana bentukan wajah Kevin. Setelah ditunggu beberapa detik, jawabannya bikin terkejut. "Papa itu ganteng, tapi Papa udah tua." Viano mendelik. Untung saja Raja anak kesayangan, kalau bukan udah dia jitak ubun-ubunnya. "Masa Papanya dibilang tua." Belum sadar Viano, dia memang jauh lebih tua dari Kevin. "Papa itu rambutnya udah kayak bapak-bapak. Kalau Om Kevin rambutnya bagus, ke atas semua. Papa yang di kening udah ada kerut-kerut, Om Kevin belum." "Tapi, Papa tetep yang paling keren, 'kan?" Raja mengangguk. "Papa itu keren, tapi kerjaannya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN