Bicara tentang perilaku Mbak Sumini dan Wasis, ada satu hal yang membuat aku seidkit takjub. Ada sebuah persamaan diantara mereka yang hanya diketahui oleh keluarga kami. Itu termasuk salah satu rahasia keluarga kami. Ceritanya adalah ketika di suatu malam, Mbak Sumini dan Wasis memutuskan untuk pergi tidur terlebih dahulu. Yang tersisa di ruang tengah hanya aku, Bapak dan Emak. Kami bertiga mengobrol tentang rencana Bapak yang ingin membuat hiasan dari bambu. Hiasan itu nantinya akan dipasang di sisi kanan pekarangan rumah kami. Aku dan Emak tentu saja sangat bersemangat mendengar Bapak menjabarkan rencananya. Bapak meminta aku untuk membantu mempersiapkan alat dan bahan yang nantinya akna digunakan. Sedangkan untuk Emak, Bapak sudah memberi amanat untuk mempersiapkan makanan dan minuma

