Setelah menunggu lebih dari 15 menit,akhirnya ada keputusan juga.Hari ini latihan taek won do di liburkan.Karna sang pelatih sabeum Widi sedang ada rapat,untuk persuapan kejuaraan daerah nanti.meskupun tahun ini tidak ada yang turun ke lapangan.
Aira menaiki angkutan sendiriian.Terdapat banyak bangku kosong karna jam kepulangam sudah lebih dari 60 menit berlalu.
Aira yang duduk di pinggir jendela,sedang menatap jalanan dari luar ketika tiba tiba kendaraan berhenti.dan mengangkut segerombolan anak STM.jumlah mereka sekitar 5 orang.tapi Aira tidak tertarik untuk menghitung atau memastikannya.sejak mereka masuk,sebenarnya Aira sudah merasa tidak nyaman.Dia biasa bergaul dengan para lelaki,tapi Aira mengenalnya tidak sembarangan.Aira mengenal mereka di sekolah,di komplek rumahnya,atau club olah raga.Aira tidak pernah berkenalan di jalanan.
Aira sudah memasang muka datar,saat salah satu dari mereka mencoba menegurnya.Aira mencoba mengabaikannya.
"Boleh duduk di sini mba?"tanya salah satu dari mereka.
Aira masih mengabaikannya
"Boleh duduk disini ga mba..?"
seharusnya Aira hanya cukup menjawab.ya atau tidak.tapi Aira merasa malas untuk menanggapi.
"Tarohlah ngga boleh..ngga papalah.aku berdiri aja."modus dari mereka agar Aira bersuara.Padahal jelas sekali.masih banyak bangku bangku kosong lainnya.
Di benak Aira,mereka yang naik itu anak anak nakal.sekolah mereka juga bukan sekolah unggulan.Aira memiliki ketakutan berlebih,dengan cerita cerita kebrutalan saat mereka tawuran.Tidak adil memang,tapi begitulah Aira dengan pikirannya.pikiran anak sma yang masih menilai sesuatu dari katanya.
"namanya siapa mba?"
suara suara mereka sudah mulai bersahutan.seperti meledek Aira yang ketakutan.Aira hanya menatap mereka sebentar.lalu kembali membuang pandangannya.
"wih..anak sma satu cuyy.."
"Tapi sombongnya ga ketulungan"
sahutan dari mereka lagi.
Aira kembali melirikkan matanya sebelum meminta sopir menghentikan kendaraan itu.
"stop pak,berhenti di sini"
"lha itu ngga bisu.tapi kok ama kita tadi ga nyautin"sahut yang lainnya.
"Cantik cantik bisu"mereka tergelak bersama sambil melihat Aira yang sudah menjauh