repling

500 Kata
tali jiwa berwarna biru itu sudah terpasang,melilit dipinggul Aira.posisi kakinya sudah menapak di dinding vertikal jembatan bekas rell kereta yang sudah tidak aktif rutenya.Aira sudah memposisikan tubuhnya 90° siap mengayun ke bawah. sementara Vebra memegang tali karamantel di bawah jembatan. "siap?"Tanya Oktara yang sedang memastikan tali temali,dan pemasangan perlengkapan di tubuh Aira."Rasakan sensasinya.tapi kalau kamu takut,sekarang sudah ga bisa berbalik.kamu hanya cukup mengayun dan jangan sampai membentur tembok.Vebra di bawah sudah siap jagain dengan memastikan karamantelnya."jelas Oktara. tap.. tap.. tap.. Dengan beberapa ayunan yang bertumpu pada telapak kakinya,Aira sudah bersiap untuk turun,sebelum Vebra menahan tali karamantel di tangannya. "Ra!enak kan main ayunannya.nikmatin aja ya,semilir angin yang sepoi sepoi.sekalian bobok siang juga boleh."Ledek Vebra, yang masih menahan tali tersebut. Aira menggembungkan pipinya.bibirnya cemberut hampir bisa di kuncir "Jangan main main lah..antrian masih banyak.dan turunin dong.. dah pegel nih."Aira sudah memelas menatap Vebra. "Veb!,lepas talinya.jangan di gantung kelamaan.kasihan anak orang.nter kalau nangis,ga ada yang punya permen"seru Oktara dari atas jembatan. permen apaan coba!emangnya aku anak kecil.rutuk Aira "Ga ada permen,tapi lollypop banyak kan Ra..haha.."Vebra sudah tergelak dengan kalimatnya. Oktara sudah melotot menatap Vebra.Wajahnya sudah memerah menahan umpatan selanjutnya.Bergegas,tali di lepas dari tahanannya oleh Vebra,karna melihat air muka Oktara. "Cepat turun.atau mau coba prusiking sekalian?"Tawar Vebra. "Boleh,sepertinya menarik"lanjut Aira. 2 tali prusik sudah menyimpul pada tali utama.satu untuk memindahkan badannya dan satu untuk pijakan kakinya.semua perlengkapan penunjang sudah terpasang.Aira mencoba merilekskan pikirannya,agar badannya juga bisa lebih tenang."pelan pelan aja,yang penting aman.awas jangan sampai kram.nanti kalau capek,berhenti dulu."Vebra kembali mengingatkan seperti tadi saat briefing. prusik prusing sudah bergesekan dengan tali utama.tali tali itu berhasil memindahkan badan Aira naik kembali ke atas jembatan. kaki Aira sudah berat.rasanya lemas,mengangkat bobot tubuhnya. TAP jemari Oktara sudah melingkar di pergelangan tangan Aira.Dia membantu Aira untuk naik dari Atas jembatan.Reflek,Aira menghempaskan tangan Oktara.Merasa tangannya di hempaskan,Oktara tidak terima.Ia balik menatap Aira yang sedang duduk berselonjor di depannya. "kenapa di hempaskan?kemarin kamu pegang tangan Hilman." "kan sudah aku bilang...itu reflek" "Tapi,kemarin kamu megang tangannya Ra" "kak Oktara,..maaf..terserah kamu mau bilang aku munafik.tapi aku ngga suka bersentuhan dengan laki laki.meskipun itu hanya teman!"papar Aira "Teman??,hanya teman??baiklah.Tapi bagaimana kalau aku mau,lebih dari teman?"sorot mata Oktara sudah melembut. "aku ngga suka lebih dari teman kak" "kenapa" "karna aku tidak ingin" "bagaimana kalau Hubungan tanpa statusa,atau apapun itu.aku mau lebih dari teman"Desak Oktara. "kak,..kamu menakutkan.maaf,tapi harus kakak ketahui.aku punya batasan batasan dalam pergaulanku.aku memang menyukai kegiatan out dor, aku suka aktifitas yang menguras keringat yang sering di lakukan oleh teman teman lelaki.Tapi aku masih ingat.aku perempuan.dan aku tau batasanku. aku suka berteman dengan siapapun,tapi dari semua temanku tidak ada satupun yang akan punya hubungan lebih dari pada itu.akan aneh rasanya..aku ngga mau,gara gara pernah menjalani hubungan lebih,kita jadi kehilangan teman setelah terjadi ketidak cocokan."Aira mencoba berkelit dengan Alibi ngaconya.dia berharap agar Oktara tidak sakit hati. "ok.Teman" Oktara memilih mengalah dengan jawaban Aira.walaupun hatinya tidak mau menerima. apa kata dunia...Oktara mengumpat dalam hati.Oktara,..yang termasuk jajaran siswa cerdas di SMA satu,yang masuk jajaran cowok populer.Yang lebih ganteng dari artis k pop,dan yang harus menanggung malu...hasyye...m
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN