Melati Tanpa Wangi 33 POV Simon Bagaimana rasanya hidup dengan kesempurnaan yang diirikan semua orang? Tampan, populer, dan kaya raya, siapa pun rela bertukar tempat untuk merasakan kehidupanku walau sehari saja. Sangat menyenangkan, tentu saja, ketika uang dan ketampananku dapat digunakan untuk membeli apa saja, termasuk perempuan dan pertemanan. Sejak remaja hidupku bergelimang kesenangan, dikelilingi kemewahan, lingkup pertemanan yang gaul dan bergengsi,, hingga perempuan-perempuan cantik yang rela antre disekedar untuk mendapat senyumku. Sebagai satu-satunya keturunan Erlando, sejak remaja aku dipersiapkan untuk meneruskan tahta kerajaan bisnis keluarga. Papa mengirimku sekolah di luar negeri, mati-matian belajar dengan baik demi memenuhi ambisinya. Pelajaran-pelajaran bisnis

