Alarm Nathan berdering pada pukul 05:00 pagi. Matanya masih terasa sangat berat. Akan tetapi, niatnya untuk memberi kejutan kepada Wulan jauh lebih besar dibandingkan rasa kantuknya saat ini. Lelaki tampan itu beranjak dari ranjang kemudian dari keluar kamar. Dia berjalan ke arah dapur untuk melihat bahan makanan yang ada. Setelah melihat semuanya, Nathan pun memutuskan untuk menyiapkan sarapan. Setelah selesai, Nathan langsung mandi dan bersiap untuk pergi keluar. Waktu menunjukkan pukul 07:00 saat Nathan berjalan keluar dari apartemen. Lelaki tersebut melajukan mobil menuju suatu tempat yang sebelumnya sudah dia cari tahu melalui internet. Usai memarkirkan mobilnya, lelaki tersebut masuk ke tempat dengan banyak pajangan mobil. "Selamat pagi, Pak. Silakan, ada yang bisa kami bantu?" sa

