Ini adalah tahun ke lima Rafael bekerja di perusahaan Adam. Perusahaan ini, berada di lain kota. lelaki yang satu itu masih berbaik hati dengan memberi Rafael pekerjaan setelah laki-laki keras kepala ini, memutuskan untuk meninggalkan keluarga Asmawirdja. Setelah senja, dia pamit dengan Restu yang masih terbaring lemah di ruang rawat inapnya, Rafael membulatkan tekadnya untuk mandiri. Tak semudah yang dibayangkan, karena jelas memerlukan koneksi untuk sekedar bekerja sebagai karyawan sekaligus. Namun Adam yang sejak muda memang temannya, masih selalu berbaik hati. Maka dengan meminta pada Ayahnya, Adam akhirnya memberi kesempatan pada Rafael untuk menghandle anak perusahaan milik keluarga Adam yang nyaris pailit. Jika Rafael berhasil mengembalikan kondisi perusahaan pada keadaan semula,

