Bab 14 Pelukan Di Kantin

1811 Kata

“Apa kamu baik-baik saja?” Rain sejatinya ingin menanyakan hal itu ke Embun, tapi otaknya kembali menolak. Ia hanya bisa memandangi punggung gadis yang fokus mengendarai mobil miliknya kembali ke tempat kerja. Setelah melepaskan pelukannya ke Arkan tadi. Embun berucap,“Terima kasih, tapi aku belum siap.” Gadis itu lantas pergi dan tidak berpaling kembali, padahal Rea juga ikut keluar mengejarnya. Rea hampir memanggil namanya tapi Arkan lebih dulu menggeleng untuk memberi kode. *** “Apa saya boleh pulang Pak?” tanya Embun setelah memberikan dokumen terakhir yang bisa Rain periksa hari itu. Jam sudah menunjukkan pukul lima lebih, semua staff juga sudah pulang dan sejatinya Embun juga sudah ingin pulang sejak tadi tapi sungkan meninggalkan atasannya sendiri. “Hem … silahkan pulang!” uca

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN