Bab 16

1610 Kata

Pola ini rasanya akan tetap terulang. Ia memaksa dirinya mengerjakan tugas tambahan hingga jam tiga pagi, berharap tubuhnya akan menyerah. Ajaibnya, tidur yang ia dapatkan malam itu sangatlah nyenyak. Bukan sekadar tidur biasa, tetapi tidur yang terasa nyaman, dalam, dan tanpa gangguan. Tidak ada mimpi buruk, tidak ada kilas balik, dan yang paling melegakan, tidak ada sensasi sentuhan aneh yang membuatnya terbangun basah dan panik. Ia merasa terapung di dalam gelap, sepenuhnya terlindungi dan tanpa beban. Itu adalah tidur yang tidak pernah ia rasakan sejak insiden bus sekolah. Ketika ia akhirnya membuka mata, cahaya matahari sudah menyinari penuh jendela. Zane bingung sesaat, merasakan kasurnya yang lembut. Ia langsung panik saat melihat jam digital di nakas. Pukul 09.30 pagi. "Sial!"

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN