Zane duduk menghadap jendela, ponsel di atas meja, layar kosong. Tidak ada satu pun pesan baru. Tidak ada tanda kehidupan dari Renaldi. Zane menghela napas panjang, kemudian menunduk pada temannya, Nara, yang duduk di depannya sambil membuka laptop. "Aku pengen tahu dia di jurusan apa sekarang. Kelasnya di mana. Dia ikut kegiatan apa. Dia… ngapain aja." Nara memandangnya lama. Ada keraguan di sorot matanya, takut Zane terseret lagi ke spiral lama. Tapi pada akhirnya ia menutup laptop pelan. "Kalau itu bisa bikin kamu berhenti kepikiran dan tenang… ya udah," gumam Nara. "Kita cari." Zane mengangguk kecil. Ia tidak tersenyum. Setelah itu, mereka mulai bergerak. Nara membuka portal akademik, mencoba mencari kursus apa saja yang mengalami penambahan peserta baru di dua tahun terakhir.

