Dalam keadaan basah kuyup dan menggigil Ara kemudian masuk ke dalam rumah. Dan betapa terkejutnya ketika dia melihat kalau Yudis sudah pulang dan sedang duduk di ruang tengah. “Mas sudah pulang?” tanya Ara basa-basi. Yudis yang sedang sibuk dengan laptopnya menoleh ke arah Ara. Dia melihat tubuh Ara yang basah kuyup. “Kamu baru pulang? Dari mana kamu?” tanya Yudis. “Aku habis nganterin Ro ----.” “Oh habis pacaran sampe pulang keujanan,” potong Yudis dengan wajah yang terlihat menyebalkan seperti biasanya. “Siapa yang pacaran. Orang nemenin beli alat lukis doang, terus makan dan kehujanan,” jawab Ara tidak terima dengan tuduhan Yudis seperti itu. “Heem. Sudah sana buru bersihin badan. Jangan sampe basahin karpet di rumah ini!” ucap Yudis tidak mau tahu. Lalu dia alihkan lagi pandanga

