Ara Sakit

1272 Kata

Keesokan harinya Ara masih merasakan kepalanya berat, bahkan tubuhnya terasa panas. Mungkinkah karena efek kemarin dia hujan-hujanan badannya menjadi sakit. Dengan tenaga yang lemah Ara menyingkap selimutnya dan menatap jam dinding. ‘Sudah jam delapan pagi,’ seru Ara. Dia langsung tersentak dan langsung turun ke ranjangnya. Tapi tiba-tiba dia merasa kepalanya berputar kencang. Ara pun terjatuh ke lantai. Walau masih bisa sadar, Ara kemudian mencoba untuk kembali lagi ke tempat tidurnya. ‘Jam segini pasti Mas Yudis udah berangkat. Dia sudah sarapan belum. Kenapa dia enggak bangunin gue?’ pikir Ara sambil memegang kepalanya yang pusing. Tubuhnya sekarang sepertinya sudah tidak bisa diajak kompromi lagi. ‘Ah bodo amat. Biar dia urus makan dan sarapannya sendiri,’ pikir Ara. Dia kemudia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN