Jakarta, Kantor Polisi Paine sudah mendapatkan informasi, dimana Farah bersekolah. Dan, sekarang ia sedang mencetak daftar nama-nama seluruh teman Farah yang satu angkatan. Bantuan pun datang tepat waktu. Seorang pemuda mengetuk pintu ruangan tim D.S. “Masuk saja,” perintah Paine dengan sedikit berteriak. Pintu terdorong masuk. “Permisi. Kami dari-“ “Oh, aku tahu. Cepat kalian masuk. Dan, siapkan ponsel. Kita sudah tak memiliki banyak waktu lagi. Kalian sudah tahu, kan? Apa yang harus dilakukan?” “Iya.” Pemuda dan 4 orang lainnya—2 diantara mereka perempuan, bergegas masuk. Dan, menerima lembaran kertas dari Paine. Lalu, segera mengeluarkan ponsel masing-masing. “Kalian cukup bertanya, apakah dia mengenal Farah Wijaya kelas 3.2. Di sekolah SMA Unggulan 1. Kalau mereka tidak kenal,

