Sarapan Perpisahan CID

1033 Kata

CID sedang membereskan barang-barang pribadinya di ruangan tim D.S. Paine dan Mad hanya berdiri, terdiam. Melihat ketuanya tengah memasukkan barangnya ke dalam kotak cokelat besar. “Apa komandan tak memberitahumu? Di divisi mana kau akan di tempatkan?” tanya Paine. “Keputusannya masih minggu depan. Selama itu, aku di paksa untuk cuti.” “Baguslah. Selama ini, kau tidak pernah libur. Gunakan saja, waktumu sebaik mungkin. Jalan-jalan ke laur kota. Habiskan uangmu! Jangan terlalu pelit!” kata Mad. CID mendengus dengan senyuman. “Apa mungkin, ini saatnya aku mencari kekasih? Sepertimu?” “Seperti siapa? Mad?” CID menjengitkan kedua alisnya. Paine terkesiap. “Mad? Memiliki kekasih? Haha!” Paine tertawa mengejek. Mad mendesis kesal. Melirik CID. “Belum. Masih dalam masa pendekatan.” “Lal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN