39. Basket Love

1245 Kata

“Bhumi…?” Jean sampai memiringkan kepala. Tangannya masih menggenggam. “Sumpah, namanya nggak asing.” “Karena gue lumayan terkenal,” jawab Bhumi dengan santai. Tanpa ada ekspresi berarti di wajahnya. “Crimevestigation.” “Ah!” Jean membelalak heboh sambil mengayunkan kedua tangan mereka yang masih bertaut. “Siapa yang nggak tau acara familiar. Tiada kejahatan yang terpendam.” Ia menirukan gaya cool Bhumi saat membawakan acara tersebut. Bhumi tersenyum tipis. “Sampai kapan tangan kita kaya gini terus? Serem banget.” “Oh?!” Jean baru tersadar jika masih menggenggamnya. “Soalnya gue terpesona sama lo, Bang!” “Kek… kegantengan lo tuh emang cocok pakai mobil ini,” lanjut Jean tak ada habisnya. Bahkan kali ini dengan aksen khas anak hits Jaksel sampai satu sudut bibirnya menukik. Bhumi ter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN