Alina memilin jarinya dengan gugup, tanpa sadar ada seseorang yang menatap nya dengan geli. "Apa ingin terus menunduk?" Alina tersentak ia mendongak menatap mata gelap yang ia rindukan. "Kak saga." lirih alina. Perasaan nya campur aduk sekarang, kenapa seperti ini?hal itu terus ia pertanyakan pada dirinya sendiri. "Di rumah saka kan?" tanya saga. Alina mengangguk dengan cepat, "Alea baik baik aja kok kak. Ternyata di rumah kak saka sekarang penjagaan nya ketat banget. Alea juga ngga rewel kok." jelas alina cepat. Saga tersenyum tipis, ia bisa melihat kesedihan di mata yang selalu memancarkan binar ketika ia membeli buah kesukaan nya. "Kamu?" "Aku?" Tanya alina bingung. Namun dengan cepat ia mengangguk ketika ia paham maksud dari pria di hadapan nya, "Aku baik baik aja kak. Oh yah

