Chapter 17

2040 Kata

Kesempatan emas bagi Valen ketika melihat sepupu tersayangnya sedang mengambil minuman di dapur, ia sengaja berlama lama di dapur karena ada Devan disana. Valen berdecih pelan melihat kelakuan anak beranak itu, dimana ibunya begitu membenci Devan sedangkan anaknya begitu menggilai pria tampan miliknya itu. Valen menyusul keduanya di dapur, ia sengaja memeluk Devan dari belakang sambil menghirup aroma maskulin dari tubuh prianya itu. "Kenapa kau sangat manja hm?." Tanya Devan seraya tersenyum dan menggenggam tangan gadisnya itu penuh kasih. "Tidak, aku hanya sedang ingin terus memelukmu entahlah tapi begitulah kenyataannya." Devan terkekeh, ia kemudian membalikkan tubuhnya menghadap kearah gadis nakalnya itu. Setelah manik mata Devan bertemu dengan netra coklat terang milik Valen, Deva

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN