Chapter 16

1677 Kata

"Apa kabarmu Bill." Ruangan yang begitu sunyi itu akhirnya terisi oleh suara seorang yang tengah duduk bersimpuh di lantai dingin sama halnya dengan Billy, Billy tersenyum samar. "Aku buruk, seperti yang kau lihat Duke." Tidak dapat di pungkiri bahwa Billy merasa sangat lelah dengan apa yang tengah di alaminya. "Gadis yang dulu selalu bersikap manja padaku kini menjadi alasan mengapa aku ada di tempat ini, bahkan setiap aku menatap manik matanya seakan akan aku sedang menatap seorang iblis." Jelas Billy sambil mentap langit langit yang usang, Duke menghela nafas bukan hanya Billy yang merasakan itu namun dirinya juga sama halnya. "Kau tau, kita sama. Zeesyaku berubah, ku akui kita memang bodoh saat itu sungguh sangat bodoh." Aku Duke sambil terkekeh garing. "Ya, kita memang bodoh D

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN