Bab 13 Pertemuan Rahasia

1304 Kata
Doel di dalam jip Mercy memandang ke depan di mana tampak pesawat jet pribadi Brylee sudah mendarat sempurna di lapangan landasan bandara Halim. Tadi dia ditelpon sang billionaire, mengabari segera sampai ke Jakarta. Dia merespon baik, minta mereka bicara berdua dulu di dalam kabin pesawat tuan besar Estefan tersebut. Berita mengenai kemenangan Chiara di liga judi tersiar di linimasa dan terbaca oleh Ruben asisten Brylee. Segera saja sang asisten menyampaikan dan tuan besar terbirit ke Jakarta untuk membesuk putri asuh itu. Brylee juga menurunkan perintah agar Ruben menghubungi Badan Komunikasi dan Informasi agar menghapus semua berita tersebut dari dunia maya, mencegah mata-mata Elsa melihat itu sebab di sana ada Valdin yang melarikan Chiara dari Super Boxing. Kini tampak dibuntut pesawat, turun pintu besi baja. Bersamaan dengan itu, beberapa tentara berseragam kemeja putih dengan badge Badan Keamanan Dunia, celana panjang hitam dan boots membuat barisan di kedua sisi pintu tersebut. Tampak hangar besar setelah pintu terbuka sempurna dan turun dari sana Ruben dan empat petugas pesawat. Sang asisten lalu menghubungi Barry, memberitahu rombongan Doel bisa masuk ke dalam hangar dengan aman. Setelah itu Barry mengabari Kun dan Herman yang berada di dua jip yang berada di depan dan belakang mobil Doel, agar mereka melajukan mobil menuju hangar tersebut. Tidak lama ketiga mobil melaju menuju hangar dan satu persatu naik ke sana dipandu para petugas pesawat. ‘Lee oh Lee-‘ desah hati Doel, ‘Kalau saja Elsa sudah meninggal, Aku tidak masalah Valdin inginkan Ara menjadi istrinya.’ Ternyata, meski Ming Lie tidak mengatakan mengenai percintaan terlarang itu, Doel mengetahui kalau Chiara sudah tidak perawan berdasarkan hasil mengecekan si kakek pada denyut nadi pada pergelangan tangan kanan sang cucu. Lantas dia juga melihat sangat jelas Valdin merawat cucunya dengan penuh cinta. Ketiga mobil sudah parkir rapih di dalam hangar pesawat. Tampak di sana ada jip Mercy milik Brylee dan dua jip ajudan sang billionaire. Hangar pesawat ini bisa muat delapan jip. Barry turun lebih dulu untuk membukakan pintu bagi Doel. Disisi dia sudah ada Ruben yang akan mengantar kakek Chiara bertemu Brylee di kabin super ekslusif pesawat ini. Melipir sejenak ke Biomedika Hospital, dokter Marcel tercenung mendengar suara Brylee dari ponselnya yang menempel ditelinga kanan. Brylee minta dia segera menyiapkan Chiara untuk dipindah ke Biomedika Hospital Singapura dengan ambulans helicopter yang dikirimnya dari negara Singa tersebut. Semua ini harus dirahasiakan dari Valdin. Dokter ini tentu heran, mengapa Brylee mengenal Chiara? Mengapa tidak memberitahu Valdin? Tapi dia belum berani memberi semua pertanyaan tersebut ke sang owner, sebab pasti ada alasan khusus mengapa tuan besar merahasiakan semuanya dari Valdin. Bersamaan dengan itu, beberapa orang berkostum hitam dan topeng kaos bergerak cepat ke salah satu gudang penyimpanan milik VEs Company di Pelabuhan Ratu. Mereka pun dengan sigap melumpuhkan para penjaga gudang dengan peluru bius, lantas dibawa menjauh dari gudang. Setelah itu sebagian dari mereka membobol pintu gudang, bergegas masuk dan menyiramkan bensin. Sisanya yang masih di luar melakukan hal sama yaitu menyiram bensin ke sekeliling gudang. Terakhir salah satu mereka melempar kayu yang terbakar api dan mereka bergegas pergi setelah api melahap gudang. Kembali ke dalam kabin ekslusif pesawat jet Brylee, tampak pria itu mengurut-urut kening setelah mendengar cerita Doel kalau Valdin sudah mengambil kesucian Chiara. Sang billionaire tahu Valdin playboy yang tengah patah hati karena gagal menikah, tapi mengapa menyasar ke Chiara? Chiara meski sudah pernah berpacaran tapi tidak sampai hilang kesucian. Apakah malam itu, Valdin memaksa Chiara demi bertanggungjawab karena Chiara menabrak mobil pria itu? Dia berhenti mengurut kening, mengalihkan pandangan ke Doel. “Doel-“ ditegur si kakek, “Apa Kamu ada tanya ke Bram kejadian detail malam itu?” “Saya belum tanya karena melihat Bram tidak sengit ke Valdin. Saya artikan, malam itu dilakukan atas suka sama suka.” “Suka sama suka?” Brylee terkejut, “Mereka baru bertemu malam itu.” “Lee, keponakanmu punya pesona yang bisa membuat Ara yang polos terlena sentuhan seks.” Brylee tercenung sejenak, lantas menghela napas, merasa yang dikatakan Doel benar mengenai Valdin. Keponakannya memang memiliki pesona yang membuat perempuan mana pun terbuai saat disentuh sang keponakan. “Sudahlah-“ Doel bicara lagi, “Yang jelas, maaf, tolong jauhkan Valdin dari Ara, sebab Elsa masih belut mengesalkan yang belum kutangkap untuk kukulitin.” Ujarnya, “Maaf Lee, hutang nyawa baru ditebus Matthew.” Brylee menghela napas, tidak bisa menyalahkan Doel yang masih ingin menghabisi Elsa, sebab perencana pembantaian keji atas Nathan dan Laras adalah ibu Valdin itu. Doel baru mengirim Matthew ke alam baka, maka harus melakukan hal itu pula ke Elsa. Pertemuan Valdin dan Chiara sebenarnya tidak ada masalah, saying Valdin putra tunggal Elsa. “Aku-“ Doel melanjutkan, “Tidak mau memanfaatkan Valdin untuk menangkap Elsa, sebab Kamu sudah dengan baik menjadi ayah asuh Lotta dan Valdin.” Brylee menghela napas, sudah tentu dia mengasuh baik Valdin dan Chiara, demi menyelamatkan generasi baru yang berakhlak baik di jalan Tuhan. “Doel-“ ditegur Doel, “Maaf, aku feeling, Ara segera mengandung benih Valdin, sebab Kamu sudah mengetahui Ara tidak suci lagi. Kamu tahu kan maksudku, Valdin menggauli Ara tanpa pengaman.” Kali ini Doel yang menghela napas, yang dikatakan Brylee memang terdeteksi dia. Sebab dalam rahim Chiara sedang ada proses mematangkan zygote dari s****a Valdin. “Apa Kamu mau menikahi Ara dengan pria lain?” Doel terhenyak, bagaimana bisa dia menikahkan Chiara dengan pria lain, sedangkan dia feeling sang cucu tanpa sadar tersentuh hati ke Valdin. Meski masih si cucu hindarin. Lantas, kalau pun cucunya menikah sama pria lain, dia khawatir kelak Valdin mengacau rumahtangga itu, karena dia pun feeling sang presdir pasti sudah menduga cucu cantik dia hamil akibat bercinta semalam sama pria itu. “Doel-“ Brylee menegur Doel yang tampak berpikir, “Jangan pernah berpikir menyuruh Ara menggugurkan kandungan itu.” Dia menebak ada jalan lain dalam pikiran Doel, “Ingat Doel, kita di Badan Keamanan Dunia melindungi janin, bayi dan anak. Jika ketahuan kita menggugurkan kandungan Ara, maka mendapat sangsi berat, sebab menghilangkan nyawa janin.” “Aku tahu itu-“ Doel paham peraturan streng Badan Keamanan Dunia, “Oke, kita lihat beberapa hari ke depan dan jika benar Ara mengandung benih Valdin, maka Aku akan menyembunyikan Ara di Swiss, di rumah Nathan. Setelah melahirkan dan menyusui selama dua tahun, aku beri pilihan ke dia, apakah mau kembali ke Jakarta atau tetap di Swiss. Mengenai bayinya, Aku yang mengasuh.” “Eits enak aja, Aku juga kakek bayinya Ara.” Brylee menukas, “Jadi Aku pun mengasuh bayi itu.” “Oke, oke-“ Doel paham karena memang jika Chiara melahirkan anak Valdin, maka akan menjadi cucu pula untuk Brylee. “Kita sepakat ya dengan usulku memindahkan Arak e Swiss jika dia positif hamil anak Valdin.” “Deal!” Brylee mengulurkan tangan kanan ke Doel dan disambut pria itu. *** Valdin terhuyung mendengar kabar yang disampaikan Marko melalui ponselnya, mengenai gudang milik VEs Company dibakar orang-orang tidak dikenal. Sementara dia masih menjaga Chiara yang sudah dipindah ke VVIP. Dia duduk di sisi bed dan menghadap meja kerja portable lipat, karena sambil mengerjakan tugasnya sebagai presdir. Mengapa di saat seperti ini ada masalah di lapangan? Dia harus bagaimana? Dialihkan pandangan ke Chiara, tampak sang gadis pulas tidur sebab baru diberi obat oleh dokter Marcel. Hatinya mengilu, tidak tega meninggalkan gadisnya. Dia pun khawatir, saat pergi, si nona pergi dari dia. Diakhiri panggilan suara dari Marko, diletakan ponsel ke meja, lantas berdiri dan duduk di tepi bed, menghadap Chiara. Kedua tangannya diremas-remas di mana kedua mata memandangi gadis tercinta ini. Sementara di luar kamar, tampak dokter Marcel dan Bram saling memandang. Mereka sudah tahu mengenai insiden gudang terbakar tersebut, sebab Ruben menghubungi dokter Marcel, meminta dokter itu harus membuat Valdin ke lokasi gudang itu dan segera memberangkat Chiara ke Singapura dikawal Bram. Siapa yang membakar gudang VEs Company? Apakah salah satu musuh perusahaan itu, atau lawan sang presdir di dunia otomotif?
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN