"Witing tresno jalaran soko kulino, Lis," kata Kak Helen sambil menatapku. "Apaan artinya, Kak?" "Iya, itu! 'Cinta akan hadir dengan sendirinya kalau pasangan itu sering bertemu'. Kira-kira begitu." Hah? Yang benar saja? Itu gosip siapa yang mengarang? Masa aku dan Abi tidak saling menyukai, yang ada cinta kami malah semakin kuat. "Owalah, maklum enggak ngerti bahasa Jawa, Kak." Aku mengangguk paham sambil sibuk merapikan medical record pasien. "Enggak ambil cuti, Lis?" tanya Kak Tari, yang entah sejak kapan ada di hadapan mejaku. Aku sedikit gelagapan menjawabnya karena bingung cuti untuk apa? Sedangkan rencana nikahkan masih lama. Paling tidak menunggu Abi menyelesaikan program KKN-nya. "Eh, Kak Tari," balasku yang hanya menyebut namanya. "Kamu ya, diam-diam jadian sama ber

