Aku dan Kak Helen sama-sama tertawa. Mengobrol di sela-sela kerja sekarang bisa jadi hiburan tersendiri untukku. Dulu, mereka begitu cuek denganku, setiap pekerjaan yang kupegang selalu diprotes. Sekarang, tak ada lagi yang mempengaharui mereka. Karena Kak Tari sudah pindah tugas. Perempuan itu, sibuk mengurus pindah tugas. Selama aku ijin kemarin, ternyata Kak Tari sudah sibuk mengurus semua berkas pindahannya. Ada rasa bersalah yang tiba-tiba menyeruak dalam dadaku. Meskipun, aku tak pernah memulai duluan bermusuhan dengannya. Akan tetapi, tetap saja aku pernah membencinya. Karena menjalin hubungan dengan Om Dani. "Aku dengar sih, udah resmi. Tapi, enggak tahu juga," kata Kak Helen ketika kutanyakan kebenaran Kak Tari yang bercerai dengan suaminya. Ah, perempuan itu cantik, modis,

