Misteri Bunga

1720 Kata

Aku terbangun dengan rasa malas yang menguasai tubuh. Badanku masih ingin berbaring, enggan untuk beraktivitas seperti biasanya. Terlebih lagi, hari ini teman dari puskesmas ingin menjenguk Abi sebelum berangkat ke Jogja. Iya, rencana Ibu tidak main-main. Dia benar-benar membawa Abi ke kota pelajar itu esok lusa. Sementara hubunganku dengan anaknya sampai saat ini tidak ada kejelasan. Padahal, keluargaku sudah mendatangi Tante Mira. Dan berbicara baik-baik bagaimana kelanjutan cinta kami. Akan tetapi, Tante Mira yang sepertinya sudah terpengaharu dengan hasutan seseorang itu tak peduli. Sungguh sakit dengan keputusan Tante Mira, tetapi kami bisa apa? Meskipun hatiku menolak keras dengan apa yang terjadi. Aku juga tak ingin berprasangka buruk pada siapa pun. Karena aku yakin segala se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN