Rahasia Jodoh

1742 Kata

"Foto kamu wisuda," ujar Mama enteng dari seberang sana. "Ambil foto di facebookku terbaru, Ma." "f*******:? Bagaimana caranya Sulis?" Aku terdiam, mana mungkin Mama sama Papa mengerti f*******:. Handphonenya hanya bisa telepon dan sms saja. Tidak mungkin juga Mama sama Papa kuminta ke warnet. "Mama sama Papa mana ngerti, Sulis. Dengarnya aja Mama baru kali ini. Udah ndak usah ribet. Foto yang itu juga cantik, kok." "Mama yakin anak teman Mama itu." Aku tak bisa melanjutkan kata-kata, ingin rasanya aku menolak mencari-cari alasan, tetapi melihat Mama yang begitu semangat aku lekas mengurungkan niatku. "Sulis, kamu keberatan, ya?" "Hah? Enggak kok, Ma." "Kalau Sulis ndak boleh, ya, sudah. Mama ndak bisa maksa." "Enggak kok, Ma. Sulis cuma takut Mama kecewa." "Kecewa ken

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN