“Pada kenapa itu berkerumun?” aku dan Salsa menoleh kebelakang, anak-anak sudah berkumpul demi melihat sesutu di meja Eska. “Kita lihat yuk!” ajak Salsa. Kami mencoba menyusup kedalam kerumunan, terlihat Eska sedang meronta-ronta dengan mata melotot dan berteriak-teriak. Ternyata kambuh lagi para Jin penunggu di sini, bukannya sudah dipindahakan. Bisa jadi mereka balik lagi sebab tempat ini tempat favorite, atau yang baru datang juga boleh jadi. Bulu kudukku nmendera mengangkat mendengar teriakan Eska. “Cuy, bacain ayat kursi!” “Udah telat Cuy, udah sulit kalau udah meronta-ronta begitu. Kalau baru mau bereaksi baru bisa di bisikin ketelinganya.” “Ya udah, bawa keruang guru saja!” perintah Salsa. “Ketua Kelas kemana sih? Sok sibuk banget dia ngak pernah ada di kelas.” Tanya Winda m

