Dikejar Makin Jauh

1608 Kata

“Kring…. kring….kring.” ponselku terus berbunyi selagi aku masih mengadahkan tangan berdo’a ba’da sholat isya. Ku lihat di layar tidak ada nama, hanya sebuah nomor yang tidak ku kenal. “Hallo, assalamu’alaikum.” Suara serak keluar dari ponselku. “Wa’alaikum salam.” “Ini benar nomornya Mouza kan?” “Mmm, ya. Ini siapa ya.” Aku mengernyit demi menyelami suara yang sepertinya ku kenal. “Aku orang yang udah lama suka sama kamu. Coba tebak siapa?” “Lagi ngak mau main tebak-tebakan. Bilang aja siapa gitu, kan gampang.” “Ngak seru kan kalau langsung dikasih tahu. Nanti kamunya ngak penasaran lagi.” “Emang sekarang aku penasaran gitu? Perasaan biasa aja. Mau dikasih tahu atau ngak ya terserah kamu.” “Jadi sekarang ngomongnya udah main perasaan nih?” “Maksudnya?” aku kembali mengernyit ta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN