TZT-13

1832 Kata

"Eh, Mami." Erinna cengengesan dan segera mencium punggung tangan Maminya. Lalu, duduk di tempat yang masih kosong di sebelah Tarissa. "Jelasin ke Mami, kenapa mereka semua bisa babak belur?" sentak Tarissa menatap putrinya dengan kilatan amarah. Bagaimana tidak, ia dan Tyas berkeliling kemana-mana hanya demi mencarinya. Untungnya, Sisi memberitahukan, bahwa putrinya sudah berada di sekolah dan membuat ulah. Kemudian, ia langsung menancapkan gas menuju SMA Galaksi. Setelah mengantar Tyas kuliah terlebih dahulu. Erinna menggaruk kepalanya. Ia bingung harus menjelaskan kejadian itu dari mana. Karena di hidupnya, ia tak suka penjelasan dan menjelaskan. Cukup menyimpulkan apa yang ia lihat. Tetapi sekarang, sang Mami menyuruhnya memberi penjelasan dihadapan mereka semua. "Gimana ya, cara

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN