Erinna bersiap-siap untuk menemui saudari kembarnya. Ia sudah mengabari, di mana mereka akan bertemu shubuh tadi. Tetapi, sebelum itu, ia lebih dulu mengobrak-abrik isi almari kakak sepupunya untuk menemukan pakaian yang cocok dikenakannya. Karena dirinya dan Tyas sama-sama tomboi. "Ellin..." panggil sang Mami di luar kamar. "Bentar, Mam!!" sahutnya berteriak. Setelah selesai, ia langsung beranjak dari dalam kamar. Menemui sang Mami yang menunggunya di ruang makan. Tarissa ternganga melihat penampilan putrinya yang benar-benar beda dari biasanya. Erinna memakai jeans hitam, hoodie, dan topi. Serta, masker mulut yang berada di dagunya. "Ellinda?" Erinna mengangkat sebelah alisnya. Lalu, mendudukkan pantatnya di kursi kosong. Ia tak sempat sarapan, hanya meminum susuu vanilla yang

