TZT-17

1825 Kata

Erinna tampak begitu tenang memakan apel di tangannya. Ia mengabaikan sang Mami yang tengah mengomelinya sedari tadi. Kejadian di rumah Reyhan, sudah sampai ke telinga Tarissa. Membuatnya merasa malu setengah mati memiliki anak seperti putrinya. "Ellin, kenapa kamu buat berantakan rumahnya Hera, hah? Mami itu titipin kamu ke mereka, supaya kamu baik-baik aja dan nggak ngerasa kesepian! Tapi apa, yang kamu lakuin? Menghabiskan ayam bakar milik mereka! Kamu itu, harusnya makan secukupnya. Bukannya serakah seperti itu!" omel Tarissa yang hanya mendapat anggukan kepala darinya. "Aku lapar, Mam. Masa iya, cuma dikasih telor ceplok doang sama si Kerey?! Terus, karena dia ajak aku ke ruang makan, dan aku liat ada ayam bakar, ya langsung aku sikat! Tapi, enak banget loh Mam, ayam bakarnya. Aku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN