Seorang pemuda memicingkan matanya saat melihat gadis yang berada di depan mobilnya. Sejenak, ia merasa curiga jika gadis itu adalah salah satu komplotan penjahat yang akan mencuri mobilnya. Segera, ia berlari menghampiri dan memegang pergelangan tangannya. Ia tak akan membiarkannya pergi begitu saja. "E-eh, lepasin!!!" pekik Erinna meronta. Tepat saat dirinya berbalik, ia terngaga melihat Reyhan-lah yang memegang pergelangan tangannya erat. "Lo maling 'kan?" terkanya. "Ya ampun, Kerey!! Lo nggak bisa liat apa, masa cewek cantik, kaya raya kek gue mau maling mobil butut lo itu!" Reyhan mengerutkan keningnya. Ia sepertinya mengenali gadis yang diduganya adalah komplotan penjahat. "Lo Ellinda?" ujarnya sambil menunjuk wajah Erinna yang sebagian tertutupi masker mulut. "Iya! Sekarang, l

